Cerita Hikmah #1 Seteguk Air Minum dan Setetes Air Kencing

SEORANG SALEH memegang satu gelas air dingin dan bertanya kepada Harun al-Rasyid, “Wahai Amirul-Mukminin! Andaikan Paduka berada di padang pasir kemudian tersesat dan kehabisan makanan hingga hampir binasa karena kehausan, lalu seseorang datang membawakan satu gelas air dingin ini, berapa Paduka berani membayar?”

Harun al-Rasyid menjawab, “Akan kubayar dengan separuh kerajaanku.”

“Semoga Allah memanjangkan hidupmu. Jika Paduka telah meminum air ini, namun ternyata air ini tidak keluar dari tubuhmu dan Paduka tidak bisa kencing, lalu seseorang datang mengatakan bahwa dirinya mampu menolong agar bisa kencing lagi, berapa ayang akan Paduka berikan?”

“Aku akan membayarnya dengan separuh kerajaanku.”

“Wahai Amirul-Mukminin! Itulah dunia. Seandainya Paduka memikirkannya dalam waktu panjang, pasti akan menemukan bahwa kerajaan besar ini dalam beberapa saat harganya tidak lebih dari seteguk air dan setetes air kencing.”

Sumber : Wardah, A., 2013. Seteguk Air Minum dan Setetes Air Kencing. In: A. Hadyono, ed. Aku Ingat Dirimu Saat Aku Lupa Tuhanku. Jakarta: Zaman, pp. 99-100.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s