Pornografi??? Apa yang terjadi pada diriku??

sensor internet

sensor internet

Secara psikologis, aktivitas menikmati konten yang mengandung pornografi yang terlalu sering, khususnya pada orang yang belum menikah dapat menyebabkan kompulsif yang mengganggu kehidupan sehari – hari. Ketidakseimbangan antara hasrat dan kebutuhan pribadi ini bisa menimbulkan rasa pusing dan ingin marah apabila yang bersangkutan tidak melakukan hal tersebut. Pada akhirnya akan menganggu aktivitas sehari – hari dan hubungan sosial dengan orang lain.

Secara biologis, kebisaaan menikmati konten yang mengandung pornografi bisa memengaruhi otak dan zat – zat kimia dalam tubuh sehingga berpengaruh pada diproduksinya hormon seks secara berlebihan.

Secara neurosains, perilaku sering menikmati konten pornografi di otak memiliki daerah yang sama dengan perilaku berjudi, yaitu nukleus akumben, hormonnya pun sama yaitu dopamin. Intinya menikmati konten pornografi dilakukan untuk meraih kesenangan tanpa proses sehingga bisa menyebabkan efek kecanduan atau kecanduan. Jika sudah kecanduan, apabila tidak menikmati konten pornografi, kadar dopamin dalam tubuh akan menurun drastis sehingga motivasi untuk beraktivitas akan menurun. Frekuensi dan intensitas reseptor di otak pun akan terus meningkatkan tuntutan pemenuhan kebutuhannya. Hal ini berbeda dengan seks yang sehat dimana di dalamnya terdapat proses interaksi dan upaya untuk berempati kepada pasangan selain ada waktu yang dibuat jeda untuk menahan diri. Lepasnya kontrol nukleus akumben akan melonggarkan kendali prefrontal pada area batang otak.

Itulah sebabnya, manusia akan menjadi budak nafsu yang secara instan selalu mengedepankan kenikmatan. Dampaknya akan tampak dalam setiap keputusan dalam hidupnya yang cenderung tergesa – gesa, melampaui batas, dan senang berkeluh – kesah. Para pecandu narkoba atau rokok, sangat mirip dengan para “penikmat pornografi”, dimana kesenangan yang didapat akan menuntut dosis yang selalu meningkat.

 

sumber : Azhar, T. N., 2011. Mengapa Banyak Larangan? Hikmah dan Efek Pengharaman dalam Bercinta, Kesehatan, serta Psikologi – Kejiwaan. Solo: Tinta Medina -dengan beberapa perubahan-

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s